NASKAH DRAMA GERR

NASKAH MONOLOG ANGGUR TERAKHIR

NASKAH MONOLOG ANGGUR TERAKHIR Karya Didik Wahyudi

Naskah Monolog Anggur Terakhir, yang merupakan karya yang sangat mengesankan dari Didik Wahyudi, secara mendalam mengeksplorasi tema-tema kehidupan dan pilihan melalui struktur naratif yang penuh ketelitian dan kepekaan artistik. Dengan keterampilan yang sangat terampil dalam penggambaran karakter dan situasi, Didik Wahyudi berhasil menciptakan sebuah pengalaman teater yang tidak hanya menyentuh, tetapi juga merangsang refleksi mendalam dari audiens. Selanjutnya, naskah ini menggali berbagai dimensi emosional dan eksistensial dengan cara yang sangat memikat, memberikan wawasan baru tentang konflik batin dan keputusan penting yang dihadapi karakter. Oleh karena itu, Anggur Terakhir menawarkan perspektif yang kaya dan berlapis mengenai perjalanan hidup manusia, menjadikannya sebuah karya yang sangat berharga dan menggugah dalam dunia teater

NASKAH MONOLOG ANGGUR TERAKHIR

Karya Didik Wahyudi

LAMPU PANGGUNG MEREGANG: SEBUAH RUANGAN DI DALAM RUMAH. SEORANG PEREMPUAN ENTAH APA YANG DIKERJAKANNYA.

SEPI, SAMPAI PEREMPUAN ITU BICARA:

Luar negeri. Saya akan pergi ke luar negeri. Sebuah tempat dimana kehidupan saya akan bersambung. Menjadi sebuah jalan, yang entah menuju kemana. Tapi yang pasti saya akan mendapatkan pekerjaan yang lebih jelas. Tidak lagi terombang-ambing di antara kesepian dalam hati kecil saya dan para lelaki yang selalu memuja suara saya. Tubuh saya.

Saya sudah menjadi penyanyi kafe ketika umur saya 16 tahun. Ketika perempuan-perempuan seumur saya sedang sibuk ke sekolah, saya malah tidur di kamar. Dan malam waktu mereka tidur, saya ada di kafe. Begitulah saya jalani roda gila hidup saya. Berputar-putar di antara mimpi dan remang-remang cahaya panggung. 10 tahun adalah waktu yang lama. Dalam sepuluh tahun saya pasti sudah memiliki segalanya dan hidup berkecukupan andai saja saya mengenal Mas Jacky sejak dulu. Tetapi sudahlah. Barangkali memang begitulah garis tangan yang harus saya terima. Toh, sekarang saya sudah memegang semua yang saya perlukan. Pasport dan beberapa lembar surat akan mengantarkan saya ke tanah seberang. Tanah, yang dulu hanya bisa saya dengarkan ceritanya.

Oh, ada yang perlu saya jelaskan tentang hubungan saya dengan Mas Jacky.

Oleh karena itu, kami, sebagai Bandar Naskah, dengan bangga menyediakan BANK NASKAH DRAMA khusus untuk teman-teman pegiat teater di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa melalui penyediaan naskah drama yang berkualitas, kami dapat mendukung dan
memajukan dunia teater di tanah air.

download laman karya

April 2025
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 

Laman sastra Indonesia hadir sebagai portal yang memungkinkan kita untuk menelusuri, memahami, dan menikmati berbagai karya sastra

Menu Laman Sastra